Gubernur Lampung Kukuhkan Pengurus KTNA 2026-2031: "Jangan Hanya Suruh Tanam, Pastikan Petani Sejahtera"

  



BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, resmi mengukuhkan kepengurusan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung masa bakti 2026–2031 di Aula Balai Pelatihan Pertanian Lampung, Sabtu (31/1/2026). Dalam momentum tersebut, Gubernur memberikan penekanan keras bahwa peningkatan produksi pangan harus berjalan beriringan dengan peningkatan taraf hidup petani.

Dalam kepengurusan periode ini, Ir. Hanan A. Rozak, M.S. kembali dipercaya sebagai Ketua KTNA Lampung untuk memimpin sinergi antara pelaku usaha tani dengan kebijakan pemerintah.

Fokus Benahi Tata Niaga dan Pascapanen

Gubernur menyoroti anomali yang terjadi selama puluhan tahun di Lampung: komoditas pertanian tumbuh subur, namun angka kemiskinan petani tetap tinggi. Menurutnya, masalah utama terletak pada tata niaga dan minimnya fasilitas pascapanen.

"Pemerintah tidak boleh hanya menyuruh petani menanam, tetapi harus memastikan petani bisa hidup layak. Selama ini petani terpaksa menjual hasil panen basah dengan harga rendah karena tidak punya pengering (dryer). Kita harus benahi ini dari tingkat desa," tegas Gubernur Mirza.

Sebagai solusi konkret, Pemprov Lampung telah mulai menyalurkan fasilitas dryer ke kabupaten dan desa untuk menjaga stabilitas harga, seperti harga jagung yang kini mampu dijaga di atas Rp4.000 per kilogram di desa yang telah memiliki fasilitas tersebut.

Program Unggulan 2026: Pupuk Organik Cair Gratis

Selain perbaikan infrastruktur pascapanen, Pemprov Lampung meluncurkan program ambisius yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto:

  • Distribusi Pupuk Organik Cair Gratis: Ditargetkan menjangkau satu juta hektare lahan pada tahun 2026.

  • Peningkatan Produktivitas: Program ini diproyeksikan mampu meningkatkan hasil panen sebesar 10–15 persen.

  • Kemandirian Pangan: Penyelarasan kebijakan daerah dengan target pusat untuk mencapai swasembada beras pada 2026 dan jagung pada 2027.

KTNA Sebagai Mitra Strategis

Ketua Umum KTNA Nasional, Muhammad Yadi Sofyan Noor, menyebut KTNA Lampung memiliki posisi sangat strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Senada dengan itu, Ketua KTNA Lampung terpilih, Hanan A. Rozak, menyatakan kesiapannya menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas harga dan regenerasi petani.

"KTNA adalah pelaku langsung di lapangan. Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah untuk memastikan kebijakan pertanian tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kebutuhan langsung nelayan serta petani di Lampung," pungkas Hanan.

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, pengurus KTNA kabupaten/kota, serta perwakilan penyuluh pertanian se-Provinsi Lampung.

ADMIN

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
NUSA NEWS