BANDAR LAMPUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menegaskan pentingnya peran akademisi sebagai pilar utama dalam perumusan kebijakan pendidikan daerah. Hal ini disampaikan Ketua Komisi V DPRD Lampung, H. Yanuar Irawan, saat menghadiri Gelar Wicara Guru Besar sekaligus peringatan Dies Natalis ke-58 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula K FKIP Unila ini mengusung tema strategis: "Kolaborasi Berkelanjutan untuk Pendidikan di Lampung yang Berdampak dan Berdaya Saing Global".
Gagasan Guru Besar sebagai Landasan Kebijakan
Yanuar Irawan, yang hadir mewakili pimpinan DPRD, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi FKIP Unila dalam mencetak tenaga pendidik berkualitas di Bumi Ruwa Jurai. Menurutnya, pemikiran para Guru Besar adalah aset intelektual yang harus diintegrasikan ke dalam produk hukum dan anggaran daerah.
“Pemikiran dan gagasan para Guru Besar FKIP Unila memiliki posisi strategis sebagai landasan akademik dalam perumusan kebijakan pendidikan yang berkualitas dan inovatif. Tantangan masa depan sangat kompleks, maka sinergi antara legislatif dan perguruan tinggi adalah sebuah keharusan,” ujar Yanuar.
Buku Bunga Rampai: Kontribusi Nyata untuk Lampung
Puncak peringatan Dies Natalis ditandai dengan penyerahan Buku Bunga Rampai, sebuah karya kolektif yang merangkum kumpulan pemikiran para Guru Besar FKIP Unila. Buku ini diproyeksikan menjadi referensi utama bagi Pemerintah Provinsi dan DPRD dalam meningkatkan mutu pendidikan di Lampung.
Poin Utama Dukungan Komisi V DPRD:
Fungsi Legislasi: Memastikan peraturan daerah mendukung inovasi metode pembelajaran.
Fungsi Penganggaran: Mengawal alokasi anggaran pendidikan yang tepat sasaran bagi peningkatan kompetensi guru.
Fungsi Pengawasan: Menjamin kebijakan pendidikan memberikan dampak nyata bagi masyarakat hingga ke pelosok.
Refleksi 58 Tahun Mencetak SDM Unggul
Rektor Universitas Lampung, Prof. Lusmeilia Afriani, dalam sambutannya menekankan bahwa usia ke-58 merupakan momentum bagi FKIP untuk semakin adaptif. Ia berharap kolaborasi dengan DPRD dan Pemprov Lampung yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Thomas Amirico, terus menguat demi mencetak SDM yang mampu bersaing di level internasional.
“Forum ini adalah ruang bertukar gagasan untuk merumuskan rekomendasi strategis. Kami ingin lulusan Unila tidak hanya unggul secara akademis, tapi juga memberikan dampak sosial yang luas bagi Lampung,” tutup Prof. Lusmeilia.