Makna dan Manfaat Riyadhoh

  • Whatsapp

Oleh: Yant Kaiy

Melakukan riyadah bagi seseorang tentu akan memberikan beragam manfaat luar biasa bagi kehidupannya. Pada umumnya ia akan menemukan jatidirinya. Tentu ada faktor penting yang punya peran dalam pengungkapan rahasia itu, yaitu adanya daya nalar kritis. Semakin luas perspektif seseorang maka dengan sendirinya jatidiri itu akan cepat didapatkan.

Bacaan Lainnya

Menyadari akan bentuk kegelisahan yang senantiasa menghujam bukanlah sesuatu hal baru dialami insan lemah. Hidup manusia tidak akan terlepas dari susah, senang, gelisah, galau, takut, hina, kecewa, sombong, dendam, iri dan lain sebagainya. Menyadari realitas hidup demikian, menjalani riyadah hakikatnya untuk mengais ketenangan jiwa. Mengeliminasi segala bentuk pemikiran negatif yang menyesatkan jalan hidup.

Umat di era millenial memang rentan dengan gelisah dan penyakit hati lainnya. Kegiatan yang sangat padat telah menggiring pemikiran yang skeptis kendati otaknya cerdas. Pemanfaatan waktu telah menjajah mindset seseorang ke lembah impian yang tidak berkesudahan. Hasrat yang menggebu dalam menggapai segala impian materi tentang hidup yang wajib lebih baik dari sebelumnya.

Sikap hubbud dunya manusia sekarang telah menjauhkan mereka kepada Sang Pencipta. Menghanguskan beragam akhlak mulia yang semestinya masih melekat di dinding hati. Mereka terus dikejar waktu. Mereka seakan ingin mengalahkan waktu, tapi justru dirinya yang ditenggelamkan waktu sampai begitu dalam.

Hidup terburu-buru. Kans untuk berlama-lama dengan keluarga begitu sempit, apalagi dengan tetangga. Lebih-lebih kepada Tuhan yang menciptakan kita. Sementara kita setiap hari bergelimang dengan dosa. Dan kita tidak memanfaatkan waktu itu sebaik mungkin. Kita alpa akan rumus hidup yang indah, bahwa hidup harus seimbang: Ibadah, kerja, dan istirahat. Seperti pola makan, supaya tubuh sehat maka butuh keseimbangan agar tidak mudah diteror dengan penyakit.

Arti Riyadah

Pengertian riyadah menurut bahasa adalah olahraga, latihan. Sedangkan menurut istilah, riyadah adalah latihan penyempurnaan diri secara terus menerus melalui zikir dan pendekatan diri kepada Sang Khalik. Dalam kajian tasawuf, riyadah diartikan sebagai olah jiwa, yakni dengan menjalankan ibadah dan menundukkan keinginan nafsu syahwat.

Dalam Al-Quran surah Al-Maidah: 35, Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.”

Jadi riyadah merupakan sebuah proses yang mau tidak mau harus manusia jalani sebagai balancing sistem dari perkara hidup. Problema hidup tidak akan sirna dalam diri seseorang. Siklus kehidupan manusia saban hari akan terus mengalir, senantiasa berubah setiap waktu berlalu.

Manfaat Riyadah

Pola hidup yang tidak seimbang menatalkan beragam kegelisahan yang menyeruak dari dasar hati. Jika sindrom ini dibiarkan terus berlarut-larut, ujungnya akan berbuah frustrasi dan penyakit rohani. Hal ini adalah rumus sederhana dalam kehidupan di alam semesta. Semua orang tahu, bahwa menjalankan riyadah besar faedahnya. Tapi berapa banyak orang yang bisa mempraktekkan riyadah.

Solusi terbaik dalam memberangus kegelisahan rohani adalah dengan jalan riyadah. Sebab dengan jalan riyadah orang tidak akan tenggelam pada kesedihan begitu dalam jika ia tertimpa musibah. Sebaliknya ia tidak akan terbahak-bahak kalau dirinya mengalami kebahagiaan. Yang ada hanya sujud syukur dalam setiap mendapatkan pemberian-Nya; baik senang maupun susah.

Pos terkait