Lahir dari Rahim NU, PKB Terus Mengabdi pada Bangsa, Negara dan Alim Ulama

  • Whatsapp
Ketua Komisi B DPRD Jatim Aliyadi Mustofa

SURABAYA, NusaNews.net – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) genap berusia 22 tahun. Pada usia yang semakin matang itu, diharapkan seluruh kader partai berlambang bumi dikelilingi sembilan bintang itu terus menebar manfaat bagi bangsa, agama dan negara.

Terlebih, memberi manfaat kepada seluruh warga Nahdliyin. Sebab, PKB dibentuk oleh para masyaikh dan ulama Nadlatul Ulama (NU). “PKB lahir dari rahim NU,” kata Ketua Komisi B DPRD Jatim Aliyadi Mustofa.

Bacaan Lainnya

Politisi asal Sampang itu mengatakan, selama 22 tahun berdiri, kader PKB mewarnai perpolitikan nasional. Sejumlah posisi strategis baik di eksekutif maupun legislatif berhasil direbut.

Meski demikian, diakui masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi. Melalui momentum harlah itu, diharapkan seluruh kader lebih mengaktualisasikan diri dalam mengabdi kepada bangsa, agama, negara dan para ulama.

Pesantren juga memiliki peran penting dalam berdirinya PKB. Olehkarenanya, menjadi tugas seluruh kader untuk mengembangkan pesantren yang ada di Nusantara.

Politisi dengan peraih suara terbanyak nasional itu mengatakan, PKB akan terus menjadi wadah politik umat Islam dan NU secara khusus. Pengabdian yang selama ini dilakukan akan terus ditingkatkan.

“PKB dan kader PKB harus tetap menjadi Rahmatan Lil ‘Alamin,” tukasnya. (ki/aisy)

Pos terkait