Jangan Sampai Ada Janda Tua yang Tidak Merayakan Idul Fitri Hanya Karena Tidak Punya Beras

  • Whatsapp

SUMENEP, Nusanews.net – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah Pengurus Ranting GP Ansor Aengdake menggelar santunan kepada duafa dan anak yatim. Kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian para generasi muda NU kepada sesama.

Ketua PR GP Ansor Aengdake Prengki Wirananda mengatakan, masih banyak warga membutuhkan uluran tangan. Terdapat sejumlah janda tua yang harus berjuang sendiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Bacaan Lainnya

Kemudian, ada pula anak yatim yang harus menyisihkan waktu dan tenaga untuk membantu orang tuanya di tengah kewajibannya mengenyam pendidikan. Kondisi tersebut menggugah kepedulian PR Ansor Aengdake untuk berbagi.

Di bulan penuh berkah, saling berbagi dan saling membantu terhadap sesama merupakan suatu keniscayaan. Harapannya, setiap warga di desa tersebut benar-benar merayakan hari kemenangan.

“Jangan sampai di hari kemenangan nanti, masih ada janda tua yang tidak memiliki sembako. Jangan sampai di hari kemenangan nanti ada anak yatim yang menangis hanya karena tidak memiliki baju,” katanya dengan suara sendu.

Prengki mengajak seluruh masyarakat yang secara ekonomi lebih mampu untuk berbagi. Menurut dia, tidak akan jatuh miskin hanya karena berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Justru, dengan berbagi, rezeki akan semakin lancar. Sebab, ada doa para kaum duafa dan anak yatim yang diyakini akan terkabul. “Jangan takut berbagi. Mari rayakan hari kemenangan dengan berbagi,” ajaknya.

Prengki bersama pengurus ranting GP Ansor bertekad terus menggelar kegiatan sosial. Selain membantu sesama, juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa berbagi adalah tindakan mulia dan tidak ada ruginya. (red)

Pos terkait