Apakah Salah Mengenal Sejarah Khilafah?

  • Whatsapp
Oleh: Elis Fitriani, S.Pd 
(Pendidik di Pesantren dan Aktivis Back to Muslim Identity Banten)

Film Jejak Khilafah Di Nusantara (JKDN) yang ditayangkan pada 1 Muharam 1442/20 Agustus 2020 menuai kontroversi dari kalangan yang phobia terhadap Islam, bahkan sejak awal adanya Islam tentu tidak sedikit penentangnya, jadi jangan heran jika saat ini tidak sedikit yang anti terhadap agama rahmatan lil alamin ini, jika Nabi SAW yang menyampaikan saja ditentang apalagi umatnya yang hanya manusia biasa.

Film JKDN adalah sebuah film dokumenter yang mengungkap fakta hubungan khilafah dengan Islam di nusantara atau Indonesia khususnya, mengungkap kebenaran yang selama ini disembunyikan, sumbangsih Khilafah dikerdilkan agar generasi awam keliru terhadap kebenaran sejarah, seolah-olah tidak ada andil khilafah pada Keislaman di nusantara, bahkan diputarbalikan bahwa khilafah adalah sosok yang menyeramkan.

Bacaan Lainnya

Pertentangan demi pertentangan terus mengarus untuk menghanyutkan kebenaran, ini yang perlu disadari oleh umat Islam khususnya yang harus menjadi penyambung lidah, pionir kebenaran, meneruskan perjuangan islam yang tidak bisa diwakilkan.

Jika materi khilafah dan jihad sudah dihapuskan dalam materi fiqih dan dipindahkan pada materi sejarah, seharusnya mereka mendukung adanya film sejarah ini, diduga bahwa ada pihak yang memblokir film saat tayang. Hal ini diketahui dari keterangan yang tertulis pada saat pemutaran film “Video tidak tersedia, konten ini tidak tersedia di domain di negara ini karena adanya keluhan hukum dari pemerintah”.

Ada apa dengan mereka ini?

Rasa takut seolah menghantui para pembenci Islam, berbagai upaya untuk melenyapkan Islam rahmatan lil ‘alamin terus mereka lakukan. Berbagai sudut kebenaran mereka tutup, padahal hal mudah bagi Allah untuk membukanya kembali. Buktinya, kata khilafah sudah tidak asing lagi di telingan masyarakat, meski berbagai opini miring mereka lontarkan tak membuat sedikitpun redup.

Mengapa mereka phobia terhadap Islam?

Sebuah kewajaran jika mereka khawatir sejarah khilafah sampai pada masyarakat luas, karena akan terbuka sebuah fakta bahwa adanya Islam di nusantara bukan tanpa sumbangsih dari masa kekhilafahan, justru berkat khilafah yang mengutus wali songo untuk berdakwah menyebarkan agama yang haq ini.

Sikap mereka pada film ini membuktikan adanya sebuah ketakutan dan mengalami kekalahan intelektual seperti yang diungkapkan oleh ahli hukum Chandra Purna Irawan, “harusnya argumen dijawab dengan argumen tidak menggunakan pendekatan-pendekatan yang seperti itu”.

Kita harus sadar bahwa pemilik jagat raya ini memberi kita kehidupan lengkap dengan segenap aturannya, Islam bukan hanya mengatur perkara sholat dan puasa namun seluruh aspek kehidupan ada dalam aturan Islam, mengatur individu sampai negara, sungguh kesalahan besar jika mengaku islam namun takut diatur islam.

Pos terkait