Ansor Rubaru Adakan Workshop Ke-ANSOR-an

  • Whatsapp

SUMENEP, Nusanews,net – Dalam rangka memperkuat kinerja struktural di jajaran ranting dan memupuk loyalitas dan militansi alumni PKD angkatan III serta kader Ansor Rubaru, ahad (31/01), berlokasi di kantor MWC NU Rubaru, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Rubaru mengadakan acara dengan “Temu Alumni Alumni PKD III & Kader Ansor Rubaru sekaligus Workshop dengan tema “Meneguhkan Loyalitas dan Militansi ke-ANSOR-an; Menuju PAC GP Ansor Berbasis Ranting”.

Acara “Temu Alumni Alumni PKD III & Kader Ansor Rubaru sekaligus Workshop dengan tema: Meneguhkan Loyalitas dan Militansi ke-ANSOR-an; Menuju PAC GP Ansor Berbasis Ranting” sekaligus memperingati Hari Lahir NU Ke-95 kali ini menghadirkan pemateri Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur; K. Abdul Wasid, M.Pd.I

Bacaan Lainnya

Kegiatan diawali dengan pembacaan Tahlil oleh K. Ahmad Zuhdi selaku Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC GP Ansor Rubaru. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu indonesia raya dan Mars Subbanul Wathon oleh seluruh peserta sebagai wujud komitmen kebangsaan Gerakan Pemuda Ansor.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Rubaru menyampaikan arahan sekaligus harapan agar seluruh ranting di PAC GP Ansor Rubaru terus menghidupkan rantingnya masing-masing. “Hari ini, sahabat-sahabat di jajaran ranting kami undang agar mendapat “suntikan” agar bisa lebih bersemangat setelah mendapatkan pengarahan dari Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur”. Tutur Mahmudi

Dalam penyampaian materinya, Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur ini menyampaikan lima hal penting yang harus dilakukan untuk bisa menggerakkan ranting. Pertama; jalin komunikasi dan konsolisasi antar pengurus serta lakukan kerjasama dengan semua kalangan, terutama para tokoh masyarakat. Kedua; Ansor harus membuat program-program berbasis keummatan seperti pelatihan tajhizul jenazah, pelatihan sholat ala Rasulullah, pelatihan bilal dan khotib. Kegiatan-kegiatan ini usahakan ditempatkan di Masjid, Musholla atau lembaga pendidikan.

Langkah ketiga; buatlah program-program unggulan yang menyasar para pemuda. Kenali potensi dan hobi pemuda di masing-masing desa. Jika hobi futsal, bikin kegiatan bermain futsal, dan demikian seterusnya. Keempat; lakukan kegiatan berbasis sosial kemasyarakatan seperti kerja bakti atau gotong royong bersama masyarakat dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Dengan cara ini, masyarakat akan cinta Ansor. Kelima; kuasai media sosial. Hari ini, menguasai media sosial sangat vital. Media sosial bisa menjadi media syiar (dakwah). Sarana jihad fil medsos.

“Jangan sampai media sosial dikuasai atau didominasi oleh konten-konten narasi, meme atau video dari kelompok-kelompok lain yang membenci amaliyah-amaliyah Ahlussunnah Wal Jamaah, wabil khusus an-Nahdhiyyah”. Tegas K. Abdul Wasid.

Acara kemudia diakhiri dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC GP Ansor Rubaru; ustadz Abdul Karim. (am).

Pos terkait