BANDAR LAMPUNG – Harapan masyarakat Lampung untuk melihat Rumah Daswati (Daerah Swatantra Tingkat I) kembali megah kian mendekati kenyataan. Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan kesiapan penuh untuk memugar dan melakukan pemeliharaan terhadap bangunan bersejarah tersebut, sembari menunggu satu tahapan final di tingkat administratif Kota Bandar Lampung.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menegaskan bahwa formula pemulihan aset ini telah dipersiapkan sesuai arahan langsung Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Menanti Status Cagar Budaya dan Penyelesaian Aset
Meski sudah berstatus Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) sejak tahun 2018, Rumah Daswati saat ini masih terkendala status kepemilikan lahan individu. Thomas menjelaskan bahwa Pemprov terus berupaya menyelesaikan kendala administratif tersebut agar proses pemugaran dapat berjalan sesuai hukum.
“Kami sudah sangat siap untuk memugar. Saat ini hanya menunggu satu tahapan lagi, yakni pengesahan dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Bandar Lampung. Kami optimis perjuangan masyarakat ini tuntas di era Gubernur Rahmat Mirzani Djausal,” ujar Thomas Amirico, Senin (19/1/2026).
Gerakan Bersih-Bersih Bersama Relawan
Sembari menunggu proses administrasi tuntas, langkah nyata telah dimulai di lapangan. Biro Umum Setdaprov Lampung bersama para relawan melakukan aksi pembersihan area rumah yang berlokasi di Jalan Tulang Bawang No. 11 tersebut.
Staf Biro Umum, Fadhel, mewakili Kepala Biro Umum Muhammad Yuliardi, menyebutkan bahwa pihaknya mendukung penuh antusiasme relawan dengan memfasilitasi peralatan kerja seperti lori dan sekop untuk membersihkan halaman serta teras luar. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan bangunan semakin parah akibat tanaman liar dan sampah.
Saksi Bisu Kelahiran Provinsi Lampung
Rumah Daswati bukan sekadar bangunan tua. Tempat ini merupakan saksi sejarah perumusan dan penetapan Lampung menjadi provinsi mandiri pada 18 Maret 1964. Di rumah inilah serah terima pemerintahan dari Provinsi Sumatera Selatan ke Provinsi Lampung dilakukan.
Upaya penyelamatan Rumah Daswati menjadi prioritas sebagai bentuk penghormatan terhadap jati diri daerah dan edukasi sejarah bagi generasi muda Lampung di masa depan.