Jokowi Disindir Anak Buahnya, Kenapa Investasi Naik Tapi Daya Beli Turun? Karena Pekerja Dari China Gajinya Dibawa Pulang


NUSANEWS, JAKARTA - Pernyataan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong sebuah lelucon yang tidak lucu, ketika mengatakan jika realisasi Investasi tumbuh  di Indonesia, maka secara tidak langsung berdampak pada keterbukaan dan penyerapan tenaga kerja yang cukup besar, dan tentu saja akan meningkatkan daya beli masyarakat. Namun yang terjadi sebaliknya, bahkan Thomas Lembong menganggap ini sebuah misteri.

Lelucon “garing” yang dilontarkan oleh Thomas Lembong ini, sepertinya juga ingin mengejek pemerintahan Jokowi, karena sudah menjadi rahasia umum, jika investasi terbesar saat ini yang masuk dari China ke sektor-sektor pertambangan justru mengangkut pekerjanya dari daratan China untuk mengerjakan hampir seluruh bidang pekerjaan di perusahaan yang di investasikan ke Indonesia.

Bahkan bukan hanya investasi di  pertambangan, namun juga beberapa proyek milik pemerintah juga ikutan di sikat oleh kontraktor dari negara China dan lagi-lagi pekerja mereka juga yang masuk mengerjakannya. Dan hasilnya sudah tentu uang yang masuk ke kantong pekerja ini, tidak akan dipakai untuk berbelanja di Indonesia tapi dibawa atau dikirim kembali ke negara mereka kembali.

“Thomas Lembong, itu pura-pura tidak tahu atau memang kehilangan akal sehatnya ? semua orang tahu, bukan cuma investasi yang dibawa yang masuk di Indonesia tapi juga tenaga kerja di perusahaan mereka juga dari China, bahkan hampir 70 hingga 80 persen mereka menjadi tenaga kerja di perusahaan tersebut,” ujar Yakub Arupalakka marah.

Sebelumnya kita disuguhi dengan maraknya tenaga dari China yang masuk ke Indonesia, bahkan bukan hanya tenaga kerja di perusahaan investasi mereka, juga beberapa proyek yang dikerjakan oleh kontraktor dari China juga mempekerjakan TKA dari China, bahkan beberapa bulan lalu, kita malah sempat dikejutkan dengan munculnya penduduk gelap China di Bogor yang mencoba untuk berkebun.

“Bukan hanya itu, penduduk dari China seakan-akan sudah menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara bagian dari China hingga seenaknya saja masuk ke Indonesia tanpa harus mengantongi surat-surat, kenapa ? karena banyak warga Indonesia justru menjadi kaki tangan mereka,” ujar Yakub kesal dengan perilaku warga Indonesia yang mau saja diperalat.

Muhammad Saididu, mantan staf Ahli Menteri ESDM, Sudirman Said, bahkan harus bisa menahan diri, karena dibully oleh netizen lainnya akibat, postingannya melalui akun twitternya @saididu, yang menulis dan memposting foto dan video yang memperlihatkan para penumpang dari China transit di Bandara Hasanuddin, akan menuju ke perusahaan tambang yang tersebar di Kendari Sulawesi Tengah dan Morowali Sulawesi Tengah.

Bahkan dari investaigasi media ini beberapa bulan lalu di Kalimantan Selatan, Perusahaan yang memproduksi semen, PT. Cronch memiliki TKA dari China bukan hanya yang bekerja di dalam pabrik, bahkan menjadi supir truk yang dipakai untuk mendistribusikan semen.

Hal ini terungkap ketika tim pembawaberita.com melihat hancurnya jalan poros yang berada di dalam Kota Balangan, dan penyebabnya ternyata truk yang memiliki tonase besar sering melewati jalan tersebut, tanpa mengenal waktu, dan warga kaget ketika petugas Dishub sempat menahan salah satu truk dan supirnya ternyata berasal dari China karena tidak bisa berbahasa Indonesia, bahkan ketika dimintai surat-surat kelengkapan kendaraan juga tidak ada.

Bahkan kekesalan warga setempat dengan sikap supir truk dan perusahaan yang dianggap tidak perduli dengan kondisi jalan tersebut, dilampiaskan dalam bentuk demo kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan. (pb) NUSANEWS.NET

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

loading...
Nama

Bisnis,1673,Daerah,946,Edukasi,66,Ekonomi,1058,Hukum,6634,Inspiratif,24,Investasi,29,Islami,73,IsNews,999,Jabodetabek,5769,Jurnalistik,1121,Keamanan,387,Mancanegara,2262,Mualaf,139,Nasional,1353,News,1769,Olahraga,222,Otomotif,12,Peristiwa,8474,Pilkada,741,Politik,14215,Ramadhan,17,Seleb,1027,Story,23,Suara Publik,288,Tekno,188,Tips,40,TOP,19,Unik,43,Video,877,Wow,26,
ltr
item
NUSANEWS: Jokowi Disindir Anak Buahnya, Kenapa Investasi Naik Tapi Daya Beli Turun? Karena Pekerja Dari China Gajinya Dibawa Pulang
Jokowi Disindir Anak Buahnya, Kenapa Investasi Naik Tapi Daya Beli Turun? Karena Pekerja Dari China Gajinya Dibawa Pulang
Pernyataan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong sebuah lelucon yang tidak lucu, ketika mengatakan jika realisasi Investasi tumbuh di Indonesia, maka secara tidak langsung berdampak pada keterbukaan dan penyerapan tenaga kerja yang cukup besar, dan tentu saja akan meningkatkan daya beli masyarakat. Namun yang terjadi sebaliknya, bahkan Thomas Lembong menganggap ini sebuah misteri.
https://2.bp.blogspot.com/-c96ZIJaHqwc/WYLDSNpXs5I/AAAAAAAB18Y/mKBI-svZj1AizzTxS1NkVNSEnvM29wpSwCLcBGAs/s640/pemeriksaan-tenaga-kerja-asing-di-dumai_20160906_134748.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-c96ZIJaHqwc/WYLDSNpXs5I/AAAAAAAB18Y/mKBI-svZj1AizzTxS1NkVNSEnvM29wpSwCLcBGAs/s72-c/pemeriksaan-tenaga-kerja-asing-di-dumai_20160906_134748.jpg
NUSANEWS
http://www.nusanews.net/2017/08/jokowi-disindir-anak-buahnya-kenapa.html
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/2017/08/jokowi-disindir-anak-buahnya-kenapa.html
true
5398521020948470106
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy