Tanggapi Pernyataan Istana soal Perppu Ormas, Yusril: Logika Aneh


NUSANEWS, JAKARTA -  Pihak Istana Presiden menyebut organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tak terima dibubarkan lewat Perppu 2/2017 dapat menggugatnya ke PTUN. Pengacara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Yusril Ihza Mahendra, menyebut logika pemerintah tak masuk akal.

"Memang betul kalau ormas dibubarkan sih bisa digugat ke PTUN, cuma yang kita persoalkan kan keluarnya Perppu itu sendiri. Perppunya kan sewenang-wenang dan Perppu itu memberi dasar ke pemerintah untuk membubarkan ormas (dengan) sewenang-wenang," kata Yusril dalam perbincangan, Minggu (16/7/2017) malam.

"Bahwa bisa digugat ke pengadilan sih, apa sih di dunia ini yang nggak bisa digugat ke pengadilan? Ha-ha-ha....," sebut Yusril.

Sebagai kuasa hukum HTI, Yusril akan melancarkan perlawanan demi membatalkan Perppu tersebut. Jika HTI dibubarkan, Yusril siap ke PTUN untuk menggugat hasil putusan.

"Kami mendahului itu, kami akan melawan Perppu itu ke MK. Kalau dibubarkan atas dasar Perppu, kita akan gugat ke PTUN walaupun terlalu berat karena Perppu itu kan memberi jalan kemudahan bagi pemerintah untuk membubarkan ormas," jelas Yusril.

Pakar hukum tata negara ini menegaskan Perppu pengganti UU Nomor 17/2013 ini sebagai tindakan yang sewenang-wenang. Dia kembali menyindir Istana yang dianggap aneh dalam cara berpikir.

"Logika pemerintah itu kan logika aneh, kalau nggak puas dibubarin silakan ke pengadilan. Pertanyaan saya, apa sih di dunia ini yang nggak bisa dibawa ke pengadilan? Ha-ha-ha....," tutur Yusril kembali tertawa di ujung telepon.

Yusril terus mengkonsolidasikan hal-hal terkait Perppu dan rencana gugatan ke MK dengan pihak HTI. Rencananya, Senin (17/7) pagi ini Yusril akan mengajukan Judicial Review ke MK.

"(Komunikasi dengan HTI) jalan terus. Sudah siapkan Perppu itu mesti kita lawan ke MK. Rencananya kita ke (MK) sih Senin. HTI yang memberi kuasa ke saya," cetus Yusril.

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 menjadi polemik dan dinilai sebagai bentuk otoriter pemerintah. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Teten Masduki membantah jika Perppu tersebut memberikan ruang kesewenangan bagi pemerintah.

"Yang ingin saya bantah adalah, tidak benar bahwa perppu itu akan memberi ruang kesewenang-wenangan kepada pemerintah untuk membubarkan ormas. Menurut saya tidak. Jadi sekali lagi, itu levelnya hanya keputusan administrasi dan bisa dibawa di PTUN," kata Teten.  (dtk)
NUSANEWS.NET

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

loading...
Nama

Bisnis,1673,Daerah,946,Edukasi,66,Ekonomi,1058,Hukum,6634,Inspiratif,24,Investasi,29,Islami,73,IsNews,999,Jabodetabek,5769,Jurnalistik,1121,Keamanan,387,Mancanegara,2262,Mualaf,139,Nasional,1353,News,1769,Olahraga,222,Otomotif,12,Peristiwa,8474,Pilkada,741,Politik,14215,Ramadhan,17,Seleb,1027,Story,23,Suara Publik,288,Tekno,188,Tips,40,TOP,19,Unik,43,Video,877,Wow,26,
ltr
item
NUSANEWS: Tanggapi Pernyataan Istana soal Perppu Ormas, Yusril: Logika Aneh
Tanggapi Pernyataan Istana soal Perppu Ormas, Yusril: Logika Aneh
Pihak Istana Presiden menyebut organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tak terima dibubarkan lewat Perppu 2/2017 dapat menggugatnya ke PTUN. Pengacara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Yusril Ihza Mahendra, menyebut logika pemerintah tak masuk akal.
https://1.bp.blogspot.com/-wtRvNOCps1E/WWwh5H3KriI/AAAAAAAABrI/d7S_C16TeJobOZJGXfuppzLtm15oYbnzACLcBGAs/s640/61a045e8-1698-41ba-b526-3b73f1c88693_169.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-wtRvNOCps1E/WWwh5H3KriI/AAAAAAAABrI/d7S_C16TeJobOZJGXfuppzLtm15oYbnzACLcBGAs/s72-c/61a045e8-1698-41ba-b526-3b73f1c88693_169.jpeg
NUSANEWS
http://www.nusanews.net/2017/07/tanggapi-pernyataan-istana-soal-perppu.html
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/2017/07/tanggapi-pernyataan-istana-soal-perppu.html
true
5398521020948470106
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy