Tak Mundur dari Ketua DPR RI, Pengamat: Setnov Tak Negarawan


NUSANEWS, JAKARTA - Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, mengaku tak heran dengan sikap Setya Novanto (Setnov) yang tak meniru langkah sebelumnya ketika 'tersandung' kasus "Papa Minta Saham" pada 2016, mundur sebagai Ketua DPR RI.

Demikian disampaikannya kepada rilis.id di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (20/7/2017) malam, merespons keputusan Setnov, yang masih memimpin Senayan usai ditetapkan sebagai tersangka keempat kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP.

"Saya tidak heran kalau sekarang Novanto di kasus yang lain, terutama ketika sudah menjadi tersangka, juga tidak mau mengundurkan diri sebagai Ketua DPR dengan menggunakan dalih, bahwa secara legalitas harus ada keputusan yang sifatnya inkrah," ujarnya.

Yunarto yang biasa dipanggil Toto menyatakan demikian, lantaran keputusan mundur sebagai Ketua DPR diambil Setnov setelah mengetahui keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) soal skandal "Papa Minta Saham", sebelum diputuskan secara resmi.

"Jadi, menurut saya, Novanto tidak pernah menunjukkan sikap kenegarawan sebagai orang yang mengerti asas kepatutan dan kode etik," yakin lulusan Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung itu.

Apalagi, ketika di awal-awal MKD menggelar sidang kasus "Papa Minta Saham," desakan agar Setnov mundur sebagai Ketua DPR diabaikannya. "Novanto, kan masih berjuang sampai di ujung," tutup Toto.

Setnov telah ditetapkan sebagai tersangka keempat kasus dugaan korupsi e-KTP dan diumumkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, di Gedung Merah Putih, Senin (17/7/2017) petang.

Ketua DPP Golkar ini diduga melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau korporasi melalui penyalahgunaan kewenangan sarana dalam jabatannya. Dus, diperkirakan kerugian negara setidaknya mencapai Rp2,3 triliun.

Setnov pun dijerat Pasal 3 atau Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) kesatu KUHPidana. Namun, hingga kini dia baru dicekal berpergian keluar negeri untuk enam bulan sejak 10 April 2017 dan belum ditahan KPK.

Merespons keputusan KPK tersebut, DPP Golkar sudah menggelar rapat pleno di kantornya, Jakarta, Selasa (18/7/2017). Ada tujuh rekomendasi yang diputuskan, salah satunya tidak mencari ketua umum baru melalui musyawarah nasional luar biasa (munaslub).

Menurut keterangan Ketua Harian DPP Golkar, Nurdin Halid, pada rapat tersebut, pun tidak disinggung soal pergantian Setnov di DPR, sehingga tiada kader yang mengusulkan nama-nama sebagai penggantinya.

Di sisi lain, Setnov pernah terlibat skandal "Papa Minta Saham" atau kasus permintaan surat bukti kepemilikan modal PT Freeport Indonesia (PTFI), yang diawali dengan laporan Menteri ESDM Sudirman Said ke MKD, kala itu.

Sebelum MKD mengeluarkan putusan, usai memanggil dan meminta keterangan beberapa pihak, Setnov menyatakan mundur sebagai Ketua DPR. Kemudian, skandal berakhir antiklimaks, lantaran bukti rekaman yang diajukan dianggap tidak memiliki legalitas. NUSANEWS.NET

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

loading...
Nama

Bisnis,1670,Daerah,945,Edukasi,66,Ekonomi,1058,Hukum,6631,Inspiratif,24,Investasi,29,Islami,73,IsNews,998,Jabodetabek,5767,Jurnalistik,1121,Keamanan,387,Mancanegara,2262,Mualaf,139,Nasional,1353,News,1769,Olahraga,222,Otomotif,12,Peristiwa,8473,Pilkada,741,Politik,14211,Ramadhan,17,Seleb,1027,Story,23,Suara Publik,288,Tekno,188,Tips,40,TOP,19,Unik,43,Video,877,Wow,26,
ltr
item
NUSANEWS: Tak Mundur dari Ketua DPR RI, Pengamat: Setnov Tak Negarawan
Tak Mundur dari Ketua DPR RI, Pengamat: Setnov Tak Negarawan
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, mengaku tak heran dengan sikap Setya Novanto (Setnov) yang tak meniru langkah sebelumnya ketika 'tersandung' kasus "Papa Minta Saham" pada 2016, mundur sebagai Ketua DPR RI.
https://3.bp.blogspot.com/-MZ1lB0l_Epk/WXHX-TRNnZI/AAAAAAAB1Yg/KHcqbiVxNYAZ-Vm9IUb4EfsIozZT8LFGACLcBGAs/s640/1500610648-novanto_kpk.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-MZ1lB0l_Epk/WXHX-TRNnZI/AAAAAAAB1Yg/KHcqbiVxNYAZ-Vm9IUb4EfsIozZT8LFGACLcBGAs/s72-c/1500610648-novanto_kpk.jpg
NUSANEWS
http://www.nusanews.net/2017/07/tak-mundur-dari-ketua-dpr-ri-pengamat.html
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/2017/07/tak-mundur-dari-ketua-dpr-ri-pengamat.html
true
5398521020948470106
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy