Setya Novanto Tersangka Korupsi e-KTP, Fahri Anggap KPK Tak Logis


NUSANEWS, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai penetapan Setya Novanto oleh KPK tidak logis. Bahkan dia menyamakan kasus tersebut dengan penetapan Wakapolri Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka kala itu dalam kasus rekening gendut.

"Cerita ini akan panjang sama dengan cerita BW (Bambang Widjojanto) dan AS (Abraham Samad) yang menetapkan BG sebagai tersangka," ujar Fahri di rumah dinasnya, Senayan, Jakarta, Senin (17/7).

Tak hanya menyamakan pada kasus BG, dia juga menilai penetapan tersangka Novanto sama seperti kasus Komisaris PT Wahana Esa Sejati, Nunun Nurbaeti dan Miranda Gultom yang ditersangkakan dalam kasus aliran cek pelawat saat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004.

"Seperti kasusnya Nunun dan Miranda dimana ceritanya sudah cukup lama dengan tidak menonjolkan dua alat bukti," jelasnya.

Fahri mengaku, dirinya pernah sesekali bertanya kepada Novanto apakah ada bukti baru dari KPK atas dugaan ketetlibatannya dalam kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara hingga 2,3 triliun itu.

Novanto katanya menjawab, bahwa KPK hanya berdasarkan pernyataan di persidangan yang sifatnya peristiwa atau pertemuan.

Dalam hal ini pertemuan antara terdakwa Irman dan Sugiharto, Andi Agustinus, dan Diah Anggraini, di Hotel Grand Melia Jakarta pada Februari 2010 silam, sekitar pukul 06.00 Wib.

Sementara itu Fahri mengaku prihatin dengan penetapan tersangka Novanto yang mendadak itu.

"Di waktu malam dengan diawali pernyataan bahwa KPK tidak akan mengecewakan rakyat, dan keprihatinan ini justru pada kinerja KPK," sebutnya.

Legislator asal NTB itu mengatakan, besok akan digelar rapat pimpinan (Rapim) guna membahas penetapan tersangka tersebut. Tentu rapat tersebut akan diikuti Novanto.

"Dalam rapim akan diputuskan menghadapi situasi ini dan tentunya kita akan membaca kembali ketentuan-ketentuan dalam UU MD3 dan tatib terkait apa yabg akan dilakukan ke depan. Hasilnya akan kita sampaikan besok," pungkas Fahri.  (jpg) NUSANEWS.NET

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

loading...
Nama

Bisnis,1670,Daerah,945,Edukasi,66,Ekonomi,1058,Hukum,6631,Inspiratif,24,Investasi,29,Islami,73,IsNews,998,Jabodetabek,5767,Jurnalistik,1121,Keamanan,387,Mancanegara,2262,Mualaf,139,Nasional,1353,News,1769,Olahraga,222,Otomotif,12,Peristiwa,8473,Pilkada,741,Politik,14211,Ramadhan,17,Seleb,1027,Story,23,Suara Publik,288,Tekno,188,Tips,40,TOP,19,Unik,43,Video,877,Wow,26,
ltr
item
NUSANEWS: Setya Novanto Tersangka Korupsi e-KTP, Fahri Anggap KPK Tak Logis
Setya Novanto Tersangka Korupsi e-KTP, Fahri Anggap KPK Tak Logis
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai penetapan Setya Novanto oleh KPK tidak logis. Bahkan dia menyamakan kasus tersebut dengan penetapan Wakapolri Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka kala itu dalam kasus rekening gendut.
https://3.bp.blogspot.com/-pa_W9cIoZj4/WWzdHfsZXyI/AAAAAAAB0-Q/rA27PkQXzFIh9aORg7ru2xzp-yUzBHuVQCLcBGAs/s640/fahri-hamzah.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-pa_W9cIoZj4/WWzdHfsZXyI/AAAAAAAB0-Q/rA27PkQXzFIh9aORg7ru2xzp-yUzBHuVQCLcBGAs/s72-c/fahri-hamzah.jpg
NUSANEWS
http://www.nusanews.net/2017/07/setya-novanto-tersangka-korupsi-e-ktp.html
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/2017/07/setya-novanto-tersangka-korupsi-e-ktp.html
true
5398521020948470106
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy