Polisi Lebih Percaya Kesaksian Pembacok Hermansyah Yang Pemabok Daripada Istri Hermansyah


NUSANEWS, JAKARTA - Diberbagai pernyataan kepada publik, pihak polisi tetap bersikeras bahwa peristiwa pembacokan kepada Hermansyah di picu karena senggolan mobil. Polisi pun menepis bahwa kejadian tersebut ada kaitannya dengan kasus HRS.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan pembacokan tidak ada hubungan dengan kasus HRS. Semua terjadi karena senggolan.

Andry menjelaskan, apa yang menyebabkan senggol-senggolan ini yang masih ditelusuri oleh pihak kepolisian.

“Kalau kita lihat kronologisnya, kan kalau di kala padat orang tidak sabar, macet, senggolan, emosi. Tapi, di kala malam, ini kan kejadiannya jam 2 jam 3, orang pulang misalnya dari bar, pengemudi lain mungkin terpengaruh alkohol, bisa saja dia mengemudi kendaraan tidak dalam keadaan normal, stabil, kemudian menyenggol kendaraan korban. Kemudian korban emosi mengejar,” kata Andry di Mapolres Jakarta Timur, Senin (10/7), dilansir Kumparan.

Sama dengan Andry, Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terhadap para pelaku pemicu pengeroyokan akibat saling senggol kendaraan.

“Jadi saat kejadian si pelaku ini menyenggol mobil korban (Hermansyah). Nah korban yang tak terima kemudian mengejar sehingga terjadilah cek-cok. Korban akhirnya dicegat dan dianiaya oleh para pelaku,” katanya saat memberikan keterangan di Mapolresta Depok (12/7), dilansir Viva.

Awalnya, penjelasan dari polisi hanyalah opini. Namun polisi semakin yakin saat ada keterangan dari pelaku pembacok Hermansyah yang belakangan dikabarkan sedang mabok saat kejadian.

Dua pelaku pembacokan Hermansyah, yakni Edwin Hitipeuw (37) dan Lauren Paliyama (31) diketahui sempat mabuk sebelum terjadi pembacokan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan, sebelum terjadi pembacokan itu, pelaku diduga mengonsumsi alkohol di bilangan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kejadian pembacokan terjadi saat pelaku pulang menuku rumahnya. “Dia malam itu habis dari dugem dan minum miras. Dia kemudian pulang, kebetulan rumahnya di daerah Depok itu juga ya. Jadi melewati Km 6 itu (Tol Jagorawi),” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (12/7), dilansir Republika.

Saking yakinnya dengan kesaksian pemabok, polisi pun akan memperkarakan pihak yang sebut kejadian pembacokan ada kaitan dengan kasus HRS.




Kenapa polisi percaya kepada kesaksian dari seorang pemabok?

Padahal kesaksian yang berbeda datang dari saksi kunci yaitu istri Hermansyah, Iriana. Kesaksian Irina mematahkan keterangan dari pihak polisi dengan menyatakan tidak ada aksi senggolan antara korban dan pelaku pembacokan.

Irina menyatakan penyerangan terhadap suaminya terjadi saat mereka hendak pulang ke Depok dari Cijantung, Jakarta Timur. Saat itu mereka melintas dan dikejutkan dengan dua pengendara yang memacu mobilnya secara ugal-ugalan. Saat berjalan pelan, pengendara tersebut meminta mobil Toyota Avanza Putih nopol B 1086 ZFT yang ditumpanginya untuk berhenti.

“Begitu mobil berhenti, suami saya buka kaca dan langsung dipukuli lima orang laki-laki. Posisi jalan saat itu sepi, saya tidak bisa lihat wajah mereka (para pelaku, Red),” katanya kepada INDOPOS (Jawa Pos Group) saat ditemui di RS Hermina, kemarin.

Melihat kondisi suaminya berlumuran darah, perempuan asal Ukraina itu pun langsung ambil alih kemudi. Dia langsung menuju RS Hermina Depok untuk menyelamatkan nyawa Hermansyah. Irina sempat membilas darah suaminya yang mengalir deras. “Yang saya ingat hanya RS ini saja, makanya saya bawa ke sini. Luka tusuknya di leher, kepala sama tangan di bagian kiri,” ungkapnya.

Menurut Irina, serangan terhadap suaminya yang juga saksi ahli Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI itu diduga berkaitan dengan kasus chat mesum yang dibahas di salah satu media televisi nasional pekan lalu. Sebab, rasa was-was suaminya terkait hal itu sudah terlihat.

“Saya curiga ini karena dibongkarnya soal chat mesum itu. Selama ini suami saya tidak punya musuh sama sekali,” ujar perempuan yang kurang fasih bahasa Indonesia ini. (pn) NUSANEWS.NET

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

loading...
Nama

Bisnis,1670,Daerah,945,Edukasi,66,Ekonomi,1058,Hukum,6631,Inspiratif,24,Investasi,29,Islami,73,IsNews,998,Jabodetabek,5767,Jurnalistik,1121,Keamanan,387,Mancanegara,2262,Mualaf,139,Nasional,1353,News,1769,Olahraga,222,Otomotif,12,Peristiwa,8473,Pilkada,741,Politik,14211,Ramadhan,17,Seleb,1027,Story,23,Suara Publik,288,Tekno,188,Tips,40,TOP,19,Unik,43,Video,877,Wow,26,
ltr
item
NUSANEWS: Polisi Lebih Percaya Kesaksian Pembacok Hermansyah Yang Pemabok Daripada Istri Hermansyah
Polisi Lebih Percaya Kesaksian Pembacok Hermansyah Yang Pemabok Daripada Istri Hermansyah
Diberbagai pernyataan kepada publik, pihak polisi tetap bersikeras bahwa peristiwa pembacokan kepada Hermansyah di picu karena senggolan mobil. Polisi pun menepis bahwa kejadian tersebut ada kaitannya dengan kasus HRS.
https://1.bp.blogspot.com/-cfEqCev00c0/WWdWHKMbQlI/AAAAAAAB0rw/U3Ml37GmQ20wIZNyptNrnC13jandjMqjQCLcBGAs/s640/ss-istri-hermansyah-dan-pelaku.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-cfEqCev00c0/WWdWHKMbQlI/AAAAAAAB0rw/U3Ml37GmQ20wIZNyptNrnC13jandjMqjQCLcBGAs/s72-c/ss-istri-hermansyah-dan-pelaku.jpg
NUSANEWS
http://www.nusanews.net/2017/07/polisi-lebih-percaya-kesaksian-pembacok.html
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/2017/07/polisi-lebih-percaya-kesaksian-pembacok.html
true
5398521020948470106
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy