Pemerintah Ngotot PT 20%, Ini Akal-Akalan Supaya Jokowi Jadi Capres Tunggal


NUSANEWS, JAKARTA - Belum dealnya kesepakatan dalam pengambilan keputusan atas lima isu strategis antara pemerintah dengan DPR RI pada revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu, terlebih ikhwal penentuan ambang batas presiden (presidential treshold), kian menjadi perhatian publik.

Mantan Relawan Jokowi pada Pemilu 2014 Ferdinand Hutahaean menilai sikap ngotot penerintah agar president treshold diangka 20 persen sangat jauh dari logika sehat manusia.

“Ini menabrak logika waras, menabrak kewajaran, menabrak keputusan Mahkamah Konstitusi 2013 tentang Pemilu Serentak, dan menabrak serta membunuh semangat jiwa Demokrasi, ” kata Ferdinand dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (12/7).

Ia menilai bahwa sikap ngotot pemerintah untuk meminta ambang batas pemilihan presiden 20 persen semata-mata hanya untuk menutup persaingan pada Pemilu 2019 serentak nanti. Sehingga, akan terbuka satu calon tunggal.

“Jokowi takut berkompetisi secara terbuka dengan calon presiden lain maka ngotot ingin menjadi calon presiden tunggal. Dia (Jokowi) tampaknya menyadari bahwa posisinya sudah kehilangan dukungan rakyat, maka untuk dan demi kelangsungsn kekuasaan, hukum harus disiasati dan di buat untuk kepentingan politik penguasa sekarang, ini contoh buruk dan menjadi noda hitam sejarah bangsa,” paparnya.

Seharusnya, sambung tokoh rumah amanah rakyat (RAR) itu mengatakan bahwa Jokowi tidak perlu takut bila muncul 4 atau bahkan 10 calon presiden 2019 nanti. Justru itu membuktikan secara sahih terhadap klaim pemerintahan Jokowi atas prestasi dan kesuksesannya seperti yang di propagandakan selama ini.

“Jika keberhasilan itu nyata dan dukungan rakyat itu nyata, maka percayalah bahwa meskipun ada 10 calon presiden, maka tetaplah Jokowi yang akan menang dan dipilih. Dengan demikian tidak perlu takut berkompetisi secara terbuka,” pungkasnya. (akt) NUSANEWS.NET

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

loading...
Nama

Bisnis,1670,Daerah,945,Edukasi,66,Ekonomi,1058,Hukum,6631,Inspiratif,24,Investasi,29,Islami,73,IsNews,998,Jabodetabek,5767,Jurnalistik,1121,Keamanan,387,Mancanegara,2262,Mualaf,139,Nasional,1353,News,1769,Olahraga,222,Otomotif,12,Peristiwa,8473,Pilkada,741,Politik,14211,Ramadhan,17,Seleb,1027,Story,23,Suara Publik,288,Tekno,188,Tips,40,TOP,19,Unik,43,Video,877,Wow,26,
ltr
item
NUSANEWS: Pemerintah Ngotot PT 20%, Ini Akal-Akalan Supaya Jokowi Jadi Capres Tunggal
Pemerintah Ngotot PT 20%, Ini Akal-Akalan Supaya Jokowi Jadi Capres Tunggal
Belum dealnya kesepakatan dalam pengambilan keputusan atas lima isu strategis antara pemerintah dengan DPR RI pada revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu, terlebih ikhwal penentuan ambang batas presiden (presidential treshold), kian menjadi perhatian publik.
https://4.bp.blogspot.com/-ShQ2lnzRODI/WWY7UqaXGGI/AAAAAAAABIQ/ktDJWsCGL-YtbD0g7gNqbb4ycNvx3kx7wCLcBGAs/s640/1657009jokowi-jepang061427188821-preview780x390.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-ShQ2lnzRODI/WWY7UqaXGGI/AAAAAAAABIQ/ktDJWsCGL-YtbD0g7gNqbb4ycNvx3kx7wCLcBGAs/s72-c/1657009jokowi-jepang061427188821-preview780x390.jpg
NUSANEWS
http://www.nusanews.net/2017/07/pemerintah-ngotot-pt-20-ini-akal-akalan.html
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/2017/07/pemerintah-ngotot-pt-20-ini-akal-akalan.html
true
5398521020948470106
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy