Pansus Hak Angket Dinilai Libatkan Pembenci KPK


NUSANEWS, JAKARTA - Pengamat hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menilai, anggota DPR yang tergabung dalam Pansus Hak Angket KPK dalam menjalankan tugasnya berusaha melibatkan mereka yang membenci KPK. Itu terlihat setelah Pansus meminta pendapat dari para napi koruptor, guru besar yang membenci KPK, serta mengunjungi Mabes Polri dan Kejaksaan Agung.

"DPR berusaha melibatkan pihak-pihak yang memang membenci KPK seperti napi koruptor, para guru besar yang memang membenci KPK karena ide-idenya tentang KPK tidak diterima, ahli-ahli yang tidak jelas, bahkan juga melibatkan kepolisuan dan kejaksaan," kata Fickar saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (14/7).

Fickar mengungkapkan, sejak awal anggota DPR yang tergabung dalam Pansus Angket KPK disinyalir ingin melemahkan KPK, bahkan membubarkannya. Sebab, jika hanya ingin mengoreksi kesalahan-kesalahan teknis pada KPK, seharusnya cukup dengan mekanisme-mekanisme yang ada seperti dengar pendapat, rapat kerja, dan lain sebagainya.

"Penggunaan Hak Angket walaupun tidak pas dan tidak sah merupakan indikasi kuat pelemahan  KPK. Karena jika hanya ingin mengoreksi kesalahan-kesalahan teknis seharusnya cukup dengan mekanisme-mekanisme yang ada seperti dengar pendapat, rapat kerja, dan lain-lain," kata Fickar.

Pansus Hak Angket KPK terus melakukan safari demi mengumpulkan informasi yang dinilai dibutuhkan dalam melayangkan angket terhadap lembaga antirasuah tersebut. Setelah mereka meminta pendapat dari para napi koruptor di Lapas Sukamiskin dan meminta pendapat pakar hukum, Pansus juga telah mengunjungi Mabes Polri dan Kejaksaan Agung. (rol) NUSANEWS.NET

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

loading...
Nama

Bisnis,1670,Daerah,945,Edukasi,66,Ekonomi,1058,Hukum,6631,Inspiratif,24,Investasi,29,Islami,73,IsNews,998,Jabodetabek,5767,Jurnalistik,1121,Keamanan,387,Mancanegara,2262,Mualaf,139,Nasional,1353,News,1769,Olahraga,222,Otomotif,12,Peristiwa,8473,Pilkada,741,Politik,14211,Ramadhan,17,Seleb,1027,Story,23,Suara Publik,288,Tekno,188,Tips,40,TOP,19,Unik,43,Video,877,Wow,26,
ltr
item
NUSANEWS: Pansus Hak Angket Dinilai Libatkan Pembenci KPK
Pansus Hak Angket Dinilai Libatkan Pembenci KPK
Pengamat hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menilai, anggota DPR yang tergabung dalam Pansus Hak Angket KPK dalam menjalankan tugasnya berusaha melibatkan mereka yang membenci KPK. Itu terlihat setelah Pansus meminta pendapat dari para napi koruptor, guru besar yang membenci KPK, serta mengunjungi Mabes Polri dan Kejaksaan Agung.
https://1.bp.blogspot.com/-y0qfKjS6jAk/WWhnWrzG62I/AAAAAAAABUU/YiNOdiw4NOMhQWHfcvtHfhROq5aDN8KpACLcBGAs/s640/jaksa-agung-hm-prasetyo-kedua-kiri-bersama-ketua-pansus-_170713145824-479.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-y0qfKjS6jAk/WWhnWrzG62I/AAAAAAAABUU/YiNOdiw4NOMhQWHfcvtHfhROq5aDN8KpACLcBGAs/s72-c/jaksa-agung-hm-prasetyo-kedua-kiri-bersama-ketua-pansus-_170713145824-479.jpg
NUSANEWS
http://www.nusanews.net/2017/07/pansus-hak-angket-dinilai-libatkan.html
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/2017/07/pansus-hak-angket-dinilai-libatkan.html
true
5398521020948470106
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy