Pansus Angket Temukan Perekrutan Penyidik KPK tak Sesuai Prosedur

Petugas KPK di lobi gedung Koorps lalu lintas Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Jakarta saat melakukan penggeledahan terkait kasus korupi pengadaan alat simulator SIM (30/7). TEMPO/Amston Probel

NUSANEWS, JAKARTA - Panitia Khusus (pansus) angket Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) menemukan beberapa penyimpangan dalam hal pengangkatan 17 anggota penyidik KPK. Menurut anggota pansus angket KPK, Mohammad Misbakhun ke-17 anggota penyidik itu berasal dari instansi kepolisian.

"Penyimpangannya mengenai pengangkatan, pengangkatan penyidik yang sebelumnya bukan pegawai tetap KPK diangkat menjadi pegawai tetap KPK. Permasalahannya mereka itu anggota kepolisian dan di peraturan KPK apabila PNS yang diperkerjakan itu harus mendapatkan izin, mereka kan Polri atau PNS, mereka harus mendapatkan izin atasan dari instansi sebelumnya," ujar Misbakhun, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/7).

Menurut anggota komisi XI itu, hal tersebut melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 63 Tahun 2005. "Mereka tak dalam status pegawai KPK. Tak memenuhi syarat PP 63 Tahun 2005 tentang SDM KPK. Mereka kan tak punya status diberhentikan dengan hormat. Ini jadi pertanyaan kita (pansus) semua, bagaimanan status penyidik," ungkapnya.

Tambah Misbakhun, permasalahnya yang tengah dihadapi itu, pengangkatan penyidik tersebut telah dilakukan sejak tahun 2012. Namun pengajuan surat pengunduran diri secara ini ada ditahun 2014.

"Kemudian dikirimkan surat lah oleh pimpinan KPK ke Kapolri untul meminta tanggal mundur pemberhentian dengan hormat. Kemudian dijawab Kapolri tak bisa dilakukan baru keluar pemberhentian di akhir 2014," ujarnya.

"Ini permasalahan periode 2012-2014. Bahkan ada salah satu pejabat petinggi yang bertugas di bidang penindakan statusnya pensiun dari Polri. Begitu pensiun dia diangkat langsung dengan keputusan KPK diangkat kembali jadi Plt. Padahal di PP 63 batas maksimum KPK 56 tahun," ungkapnya.

Sebagai informasi, pansus angket KPK menemukan penyimpangan tersebut dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2012 namun baru dirilis pada tahun 2017 ini. Terkait penemuan tersebut pansus angket KPK berencana kembali meminta pendapat dari para pakar hukum dan bidang administratif.

"Dari sisi hukum ke ahli hukum pidana, kepada resisi administrasi kepegawaian itu kepada Menpan RB mengenai struktur pegawai di situ seperti apa. Ke kepolisian akan kita minta," pungkasnya. (mdk) NUSANEWS.NET

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

loading...
Nama

Bisnis,1670,Daerah,945,Edukasi,66,Ekonomi,1058,Hukum,6631,Inspiratif,24,Investasi,29,Islami,73,IsNews,998,Jabodetabek,5767,Jurnalistik,1121,Keamanan,387,Mancanegara,2262,Mualaf,139,Nasional,1353,News,1769,Olahraga,222,Otomotif,12,Peristiwa,8473,Pilkada,741,Politik,14211,Ramadhan,17,Seleb,1027,Story,23,Suara Publik,288,Tekno,188,Tips,40,TOP,19,Unik,43,Video,877,Wow,26,
ltr
item
NUSANEWS: Pansus Angket Temukan Perekrutan Penyidik KPK tak Sesuai Prosedur
Pansus Angket Temukan Perekrutan Penyidik KPK tak Sesuai Prosedur
Panitia Khusus (pansus) angket Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) menemukan beberapa penyimpangan dalam hal pengangkatan 17 anggota penyidik KPK. Menurut anggota pansus angket KPK, Mohammad Misbakhun ke-17 anggota penyidik itu berasal dari instansi kepolisian.
https://4.bp.blogspot.com/--qZEeKZavXI/WWR_CfVbGyI/AAAAAAAB0go/Ul4haTQwaVodgBVtOCQ6qzRxW1gDX06AgCLcBGAs/s640/133423_620.jpg
https://4.bp.blogspot.com/--qZEeKZavXI/WWR_CfVbGyI/AAAAAAAB0go/Ul4haTQwaVodgBVtOCQ6qzRxW1gDX06AgCLcBGAs/s72-c/133423_620.jpg
NUSANEWS
http://www.nusanews.net/2017/07/pansus-angket-temukan-perekrutan.html
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/2017/07/pansus-angket-temukan-perekrutan.html
true
5398521020948470106
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy