Mantan Anak Buah Gamawan Fauzi: Banyak Pihak Yang Intervensi Proyek E-KTP


NUSANEWS, JAKARTA - Terdakwa mantan Dirjen Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri, Irman mengaku banyak pihak yang sengaja melakukan ‎intervensi terhadap proyek pengadaan e-KTP. Meski demikian, dirinya tidak dapat menolak intervensi dari sejumlah pihak tersebut.

Hal itu diutarakan Irman saat membacakan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (12/7).

Selain banyaknya intervensi dalam proyek senilai Rp5,9 triliun itu, mantan anak buah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi itu juga menyesal telah menerima aliran uang yang diduga dari hasil korupsi proyek pengadaan e-KTP, namun dirinya telah mengembalikan uang tersebut kepada negara melalui KPK.

"Saya menyesal uang dari Andi (Narogong) yang dititipkan ke Sugiharto tidak langsung saya kembalikan. Namun demikian, uang yang saya terima dan untuk biaya diluar e-KTP, telah saya kembalikan," pungkasnya.

Irman yang sebelumnya mendapat perawatan di RSPAD itu, menyatakan dirinya dan Sugiharto telah mengungkapkan kebenaran dan fakta yang terjadi dalam proyek e-KTP.

Adapun salah satu kesaksian yang pernah diungkapkan Irman dalam persidangan yakni pertemuan Setya Novanto yang saat itu menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar. Pertemuan tersebu difasilitasi oleh Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Selain itu, ada juga peran pihak-pihak lain yang disebut mengintervensi jalannya pembahasan anggaran e-KTP seperti Burhanudin Napitupulu, serta Mustoko Weni. Keduanya merupakan anggota DPR periode 2009-2014 dari Fraksi Partai Golkar yang duduk di Komisi II.

"Sudah dibongkar semua yang saya ketahui, saya dengar dan saya lihat. Yang saya ketahui dari Pak Sugiharto sudah saya sampaikan semua," ujar Irman.

Sebelumnya, Jaksa pada KPK telah menjatuhkan tuntutan terhadap dua terdakwa korupsi e-KTP, Irman dan Sugiharto. Terhadap Irman, Jaksa menjatuhkan tuntutan tujuh tahun penjada dan denda Rp500 Juta subsider enam bulan kurungan.

Sedangkan terdakwa mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto dituntut lima tahun penjara dengan denda Rp400 Juta subsider enam bulan kurungan.

‎Keduanya pun disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (rm) NUSANEWS.NET

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

loading...
Nama

Bisnis,1670,Daerah,945,Edukasi,66,Ekonomi,1058,Hukum,6631,Inspiratif,24,Investasi,29,Islami,73,IsNews,998,Jabodetabek,5767,Jurnalistik,1121,Keamanan,387,Mancanegara,2262,Mualaf,139,Nasional,1353,News,1769,Olahraga,222,Otomotif,12,Peristiwa,8473,Pilkada,741,Politik,14211,Ramadhan,17,Seleb,1027,Story,23,Suara Publik,288,Tekno,188,Tips,40,TOP,19,Unik,43,Video,877,Wow,26,
ltr
item
NUSANEWS: Mantan Anak Buah Gamawan Fauzi: Banyak Pihak Yang Intervensi Proyek E-KTP
Mantan Anak Buah Gamawan Fauzi: Banyak Pihak Yang Intervensi Proyek E-KTP
Terdakwa mantan Dirjen Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri, Irman mengaku banyak pihak yang sengaja melakukan ‎intervensi terhadap proyek pengadaan e-KTP. Meski demikian, dirinya tidak dapat menolak intervensi dari sejumlah pihak tersebut.
https://2.bp.blogspot.com/-vW8cxJkpu1s/WWZIGaHhDlI/AAAAAAAABJI/lnG89d9M-wgwDs5h47_QSY61z4sIv3OcACLcBGAs/s640/11337_06374612072017_irma_ektp.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-vW8cxJkpu1s/WWZIGaHhDlI/AAAAAAAABJI/lnG89d9M-wgwDs5h47_QSY61z4sIv3OcACLcBGAs/s72-c/11337_06374612072017_irma_ektp.jpg
NUSANEWS
http://www.nusanews.net/2017/07/mantan-anak-buah-gamawan-fauzi-banyak.html
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/2017/07/mantan-anak-buah-gamawan-fauzi-banyak.html
true
5398521020948470106
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy