DPRD DKI: Kenaikan Tunjangan tak Bisa Disamakan dengan TKD


NUSANEWS, JAKARTA -  Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan kenaikan tunjangan DPRD DKI Jakarta tidak bisa disamakan dengan penghitungan tunjangan kinerja daerah (TKD) pegawai negeri sipil (PNS). Menurutnya, tidak ada peraturan yang mendasari apabila penghitungan kenaikan tunjangan DPRD DKI Jakarta disamakan dengan penghitungan TKD PNS.

"Enggak ada. Kita ada aturannya, enggak bisa," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/7).

Selain itu, Taufik mengatakan kenaikan tunjangan anggota dewan mengacu pada PP No. 18 Tahun 2017. PP tersebut membahas terkait Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD.

"PP 18 itu hanya mengatakan menaikkan dua item, (uang komunikasi) dan uang operasional reses. Sudah itu kalau berbanding TKD, TKD  itu triliun duitnya. TKD itu melebihi total gaji pegawai. Kalau gaji pegawai (misal) Rp 9 triliun, TKD bisa Rp 18 triliun," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan kenaikan tunjangan DPRD DKI Jakarta merupakan turunan peraturan pemerintah (PP). Ia kemudian tidak mempermasalahkan kenaikan tunjangan DPRD DKI Jakarta.

Asal tunjangan tersebut harus disesuaikan seperti sistem yang digunakan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dimana anggota Dewan yang rajin mendapatkan tunjangan lebih tinggi dibanding anggota yang tidak rajin.

"Ada tunjangan kinerja dewan. Ya dirumuskanlah di situ sehingga fair. Saya pernah jadi anggota dewan loh, mereka yang rajin dan suka menerima pengaduan dan sebagai dan dengan mereka yang jarang-jarang masuk itu take home pay-nya sama," ujar Djarot di Balai Kota, Selasa (11/7). (rol) NUSANEWS.NET

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

loading...
Nama

Bisnis,1670,Daerah,945,Edukasi,66,Ekonomi,1058,Hukum,6631,Inspiratif,24,Investasi,29,Islami,73,IsNews,998,Jabodetabek,5767,Jurnalistik,1121,Keamanan,387,Mancanegara,2262,Mualaf,139,Nasional,1353,News,1769,Olahraga,222,Otomotif,12,Peristiwa,8473,Pilkada,741,Politik,14211,Ramadhan,17,Seleb,1027,Story,23,Suara Publik,288,Tekno,188,Tips,40,TOP,19,Unik,43,Video,877,Wow,26,
ltr
item
NUSANEWS: DPRD DKI: Kenaikan Tunjangan tak Bisa Disamakan dengan TKD
DPRD DKI: Kenaikan Tunjangan tak Bisa Disamakan dengan TKD
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan kenaikan tunjangan DPRD DKI Jakarta tidak bisa disamakan dengan penghitungan tunjangan kinerja daerah (TKD) pegawai negeri sipil (PNS). Menurutnya, tidak ada peraturan yang mendasari apabila penghitungan kenaikan tunjangan DPRD DKI Jakarta disamakan dengan penghitungan TKD PNS.
https://2.bp.blogspot.com/-PQRipZUvBnM/WWcRcxRVXTI/AAAAAAAABLY/02oY5LIMwrcr16pxKgCX_9shzu_eBDaFACLcBGAs/s640/wakil-ketua-dprd-dki-jakarta-m-taufik-kanan-memasuki-_160425143232-142.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-PQRipZUvBnM/WWcRcxRVXTI/AAAAAAAABLY/02oY5LIMwrcr16pxKgCX_9shzu_eBDaFACLcBGAs/s72-c/wakil-ketua-dprd-dki-jakarta-m-taufik-kanan-memasuki-_160425143232-142.jpg
NUSANEWS
http://www.nusanews.net/2017/07/dprd-dki-kenaikan-tunjangan-tak-bisa.html
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/2017/07/dprd-dki-kenaikan-tunjangan-tak-bisa.html
true
5398521020948470106
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy