Baru ‘Ngeh’, Dirjen Pajak: Petani Itu Bukan Pengusaha, Mereka Tak Kena PPN


NUSANEWS, JAKARTA -  Polemik pengenaan Pajak Pertambahan Nilai sebanyak 10 persen terhadap petani tebu akhirnya terjawab. Pihak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sudah menganulir kebijakan itu.

Sehingga nantinya, para petani tebu itu tak ada lagi pungutan dalam bentuk apa pun, termasuk dari para pedagang. Kalau pun itu akan dikenai pajak, hanya bagi mereka yang omsetnya mencapai Rp4,8 miliar ke atas per tahun.

“Kebijakan itu tak berlaku bagi petani tebu. Karena petani itu bukan pengusaha kena pajak, karena omset setahunnya di bawah Rp 4,8 miliar per tahun,” kata Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi di Jakarta, Jumat (14/7).

Langkah DJP ini, diklaimnya, agar produksi komoditas dalam negeri bisa meningkat dan mampu bersaing dengan pedagang gula impor.

“Dan bukan hanya gula. Jadi apapun yang omsetnya Rp 4,8 miliar setahun itu tidak kena PPN atau tidak dipungut PPN, baik oleh pedagang maupun oleh siapapun.”

Kemarin, kata dia, pihaknya telah menerima perwakilan petani tebu dan akhirnya disepakati bahwa PPN 10 persen tidak akan berlaku untuk gula petani tebu.

“Telah jelas. Semua dasar tidak adanya PPN 10 persen untuk gula petani telah kami bicarakan panjang lebar dengan petani, dan kami cantumkan dalam notulensi tertulis.”

Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pembina APTRI Arum Sabil jika pemerintah kesulitan mencari sumber penerimaan pajak dari gula, maka pilihannya harus mengincar dari para importir.

“Ka­lau itu diterapkan, pemeritah mendapatkan pemasukan. Dan, mendukung daya saing petani tebu lokal juga,” kata Arum.

Dia menegaskan, sebelumnya berulang kali disampaikan bahwa gula petani dijual tanpa pengenaan PPN mempunyai landasan hukum yang kuat, sehingga jual beli gula petani tetap bisa jalan seperti biasa, yaitu tanpa beban adanya PPN.

Di antaranya putusan MK No: 39/PUU-X1V/2017 yang menyatakan, kebutuhan pokok yang tidak dikenakan PPN tidak terbatas pada 11 Jenis barang yang tercantum pada pasal 4A ayat (2) huruf b Undang-undang No. 42 Tahun 2009 tentang PPN Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah. (akt) NUSANEWS.NET

BACA JUGA:

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA?

loading...
Nama

Bisnis,1670,Daerah,945,Edukasi,66,Ekonomi,1058,Hukum,6631,Inspiratif,24,Investasi,29,Islami,73,IsNews,998,Jabodetabek,5767,Jurnalistik,1121,Keamanan,387,Mancanegara,2262,Mualaf,139,Nasional,1353,News,1769,Olahraga,222,Otomotif,12,Peristiwa,8473,Pilkada,741,Politik,14211,Ramadhan,17,Seleb,1027,Story,23,Suara Publik,288,Tekno,188,Tips,40,TOP,19,Unik,43,Video,877,Wow,26,
ltr
item
NUSANEWS: Baru ‘Ngeh’, Dirjen Pajak: Petani Itu Bukan Pengusaha, Mereka Tak Kena PPN
Baru ‘Ngeh’, Dirjen Pajak: Petani Itu Bukan Pengusaha, Mereka Tak Kena PPN
Polemik pengenaan Pajak Pertambahan Nilai sebanyak 10 persen terhadap petani tebu akhirnya terjawab. Pihak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sudah menganulir kebijakan itu.
https://2.bp.blogspot.com/-U9tB7mbNCmU/WWnVDxe5CPI/AAAAAAAABcA/cvJEfyMgGacFBFyUq20PksfLIsXtqY5DgCLcBGAs/s640/IMG_20170530_020042-681x452.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-U9tB7mbNCmU/WWnVDxe5CPI/AAAAAAAABcA/cvJEfyMgGacFBFyUq20PksfLIsXtqY5DgCLcBGAs/s72-c/IMG_20170530_020042-681x452.jpg
NUSANEWS
http://www.nusanews.net/2017/07/baru-ngeh-dirjen-pajak-petani-itu-bukan.html
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/
http://www.nusanews.net/2017/07/baru-ngeh-dirjen-pajak-petani-itu-bukan.html
true
5398521020948470106
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts TAMPILKAN SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Beranda Halaman Berita View All SARAn UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI BERITA ALL POSTS Berita yang Anda Cari Tidak Ditemukan! Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru Saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow KONTEN INI TERBATAS! Silahkan Bagikan Untuk Membuka atau Melihatnya Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy